Isu Wahabi, Strategi Licik Iran Untuk Hadapi Saudi

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

WahidNews, Akhir-akhir ini sedang ramai berita tentang perseteruan antara Arab Saudi yang sunni Vs Iran yang syiah. Seandainya kedua negara ini berhadapan langsung dalam peperangan, kira-kira siapa pemenangnya? Apakah Iran mampu membumi hanguskan Arab Saudi sebagaimana sesumbarnya selama ini?

Sebenarnya Iran tahu persis kekuatan militer Saudi sekarang ini. Sejak Abdullah bin Abdul Aziz menjadi Raja pada tahun 1995, Saudi melakukan upgrade besar-besaran pada peralatan militernya. Arab Saudi belanja peralatan perang yang super canggih dari AS dan negara barat lainnya sekaligus transfer teknologi dan pelatihan militer terhadap personil-personilnya. Bahkan saat ini pertumbuhan belanja militer Saudi merupakan yang terbesar di dunia seiring dengan semakin memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah. Dan Saudi saat ini merupakan negara dengan belanja militer terbesar ke-empat di dunia setelah Amerika, China dan Rusia.

Sementara Iran sejak diembargo oleh Amerika Serikat sejak tahun 1980, dan menyusul Uni Eropa pada 2012 praktis tidak bisa berbuat banyak untuk mengembangkan negaranya dibanding jika tidak diembargo. Peralatan tempurnya saat ini banyak mengandalkan persenjataan lama sisa perang Irak-Iran, sebagain hasil produksi sendiri dengan bantuan alih teknologi dari Rusia, China, Kuba dan negara-negara komunis sosialis lainnya sebagai sekutunya. Modernisasi alutsistanya sebagian besar dari Rusia dan China, dan baru dikembangkan akhir-akhir ini mengingat rivalnya (Saudi) telah lebih dulu melakukannya.

Jika melihat kekuatan blok masing-masing sekutunya-pun, Iran sepertinya ketar-ketir mengimbangi Arab Saudi.

★ Blok Iran; Rusia, China, Kuba, Venezuela, Korea Utara, Checnya dan kemungkinan India akan bergabung ke blok ini

★ Blok Arab Saudi; Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, Turki, Qatar, Liga Arab minus Irak dan Suriah, Uni Eropa, dan Pakistan

Di kancah internasional pun, Iran sepertinya berat mengambil simpati umat islam dunia melebihi Saudi, dimana Saudi sudah seperti kiblat bagi umat islam karena didalamnya terdapat dua kota suci umat islam Mekah dan Madinah sekaligus dua masjid suci di kedua kota tersebut.

Untuk merebut simpati hati umat islam, Iran melancarkan salah satu strategi dengan menghembuskana isu wahabi, dan wahabi digambarkan sebagai takfiri, suka mengkafirkan, suka menyesatkan kelompok lain, ideologi wahabi adalah peletak dasar terorisme di dunia, wahabi bengis, kejam, haus darah, intoleran, radikal dan segudang kiasan buruk lain yang disematkan kepada paham wahabi. Hasilnya-pun cukup signifikan dan membuat sebagian umat islam meragukan Arab Saudi sebagai negeri islam, terutama kalangan pemuda yang penuh semangat namun tanpa dilandasi ilmu yang cukup.

Iran menggelontorkan dana besar-besaran untuk mengampanyekan isu wahabi ini ke seluruh dunia. Dana tersebut mengalir ke media, yayasan, NGO, sekolah, pondok pesantren, kampus dan institusi lain. Hasilnya-pun bisa Anda saksikan hari ini, betapa Iran dengan media-medianya di Indonesia begitu gencar menyebar fitnah dan membuat tuduhan serampangan kepada negeri Saudi dan kepada kelompok yang mereka namakan wahabi, hingga kadang anak kecil-pun tertawa membaca fitnah dan tuduhan mereka, karena saking ngawurnya!

Itulah cara Iran menjatuhkan musuhnya, isu wahabi menjadi senjata non militer yang ampuh untuk menjatuhkan Saudi. Karena Iran dengan syiahnya sadar, perang opini dan debat head to head melawan Saudi dengan ideologi wahabinya tidak akan menang. Demikian juga dengan perang militer, semakin remuk! Nasib bangsa Persia (Iran) memang tidak akan pernah baik, Persia akan selalu kalah dan dikalahkan, Persia tidak akan pernah bisa membangun imperiumnya lagi, karena dulu Raja Persia telah sombong dengan merobek surat ajakan masuk islam dari Nabi Muhammad shalallahu’alaihi wasallam, maka Allah-pun merobek-robek kerajaannya hingga hari ini.

(Dikutip dari masjumat.com)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com